Pendidikan

Tips Untuk Menghadapi Ujian Nasional

Berikut sedikit Tips Menghadapi Ujian Nasional

1. Persiapan Awal yang Matang
Bawalah semua alat tulis yang kamu butuhkan, seperti pensil, pulpen, kalkulator, kamus, jam (tangan), penghapus, tip ex, penggaris, dan lain-lainnya. Perlengkapan ini akan membantumu untuk tetap konsentrasi selama mengerjakan ujian.
2. Tetap Tenang dan percaya diri
Yakinkan pada diri kamu bahwa kamu sudah siap sedia dan akan mengerjakan ujian dengan baik. Karena percaya diri merupakan poin penting dari salah satu kesiapan dalam ujian nasional. Tanpa adanya kepercayaan diri terkadang otak kita bisa blank hilang konsentrasi. Caranya bisa dengan duduk yang tenang, santai, rileks.
3. Baca, Cermati lalu Pahami baru mengerjakan soal
Tips Menghadapi Ujian Nasional yang ini sangat penting, Luangkan 10% dari keseluruhan waktu ujian untuk membaca soal-soal ujian secara mendalam, tandai kata-kata kunci dan putuskan berapa waktu yang diperlukan untuk menjawab masing-masing soal. Rencanakan untuk mengerjakan soal yang mudah dulu, baru soal yang tersulit. Ketika kamu membaca soal-soal, catat juga ide-ide yang muncul yang akan digunakan sebagai jawaban.
4. Hati-hari dalam mengisi Lembar Jawaban Komputer (LJK)
Dalam mengisi Lembar Jawab Komputer (LJK) sebaiknya hati-hati, jangan sampai basah, terlipat dan selalu menjaga LJK dari minyak, jika hal ini terjadi yang ditakutkan adalah tidak mesin scanner tidak dapat mendeteksi jawaban anda. Tentunya hal ini sangat fatal.
5. Sisihkan 10% waktumu untuk memeriksa ulang jawabanmu.
Periksa jawabanmu; hindari keinginan untuk segera meninggalkan kelas segera setelah kamu menjawab semua soal-soal ujian. Periksa lagi bahwa kamu telah menyelesaikan semua pertanyaan. Baca ulang jawabanmu untuk memeriksa ejaan, struktur bahasa dan tanda baca. Untuk jawaban matematika, periksa bila ada kecerobohan (misalnya salah meletakkan desimal). Bandingkan jawaban matematikamu yang sebenarnya dengan penghitungan ringkas.
6. Awali dan Akhiri dengan berdoa
Sebelum kita mulai mengerjakan dan sesudah mengerjakan jangan lupa berdoa kepada Tuhan agar diberikan hasil yang baik. Kita hanya bisa berusaha, Tuhan yang menentukan. Tuhan senantiasa akan melihat kesungguhan usaha kita. Tuhan pun akan melihat kesungguhan hambaNya untuk melakukan suatu usaha jika hambaNya mengiringi usahanya tersebut dengan berdoa.
Jika Anda berhasil lulus Ujian, Selamat! Jika tidak sesuai apa yang Anda harapkan, Ingat bahwa ini bukanlah akhir dari hidup Anda.  Jika ada kesempatan mengulang, tingkatkan usaha dan kemampuan Anda!

Mudah-mudahan tips menghadapi ujian nasional diatas bermanfaat. Semoga sukses…..


Read more: Tips Menghadapi Ujian Nasional

Sejarah Jepang Masuk ke Indonesia


Tentara angkatan ke-16 pimpinan Letnan Jenderal Hitoshi Imamura diberikan mandat untuk memegang kekuasaan di wilayah Jawa. Pada umumnya Jawa dianggap sebagai daerah yang secara politik paling maju namun secara ekonomi kurang penting, sumber dayanya yang utama adalah manusia.[4] Hal ini memang sangat dibutuhkan oleh Jepang, mengingat niat awal mereka untuk menduduki kawasan Asia Tenggara adalah membangun Kawasan Persemakmuran Bersama Asia Raya.
Pada awal kedatangannya Jepang disambut baik oleh orang-orang Jawa yang beranggapan bahwa kedatangan tentara Jepang sesuai dengan ramalan Joyoboyo.[5] Oleh sebab itu, ketika tentara Jepang mendirikan pemerintahan militernya orang-orang Jawa menerimanya dengan sukarela. Di samping itu, bagian propaganda (Sendenbu)[6] Jepang telah pula melakukan aksinya dengan pelbagai macam pendekatan terhadap rakyat, diantaranya; mendirikan Gerakan Tiga A dengan slogannya yang terkenal: Jepang Cahaya Asia, Jepang Pelindung Asia, Jepang Saudara Asia; mengangkat orang-orang pribumi dalam pelbagai pemerintahan yang prinsip turun-temurunnya dihapuskan; menetapkan wilayah-wilayah voorstenlanden sebagai kochi (daerah istimewa). Maksudnya agar tentara Jepang yang mendirikan pemerintah militernya dapat diterima oleh penduduk pribumi. Tujuan utama pendudukan Jepang di Jawa adalah menyusun dan mengarahkan kembali perekonomian peninggalan pemerintah Hindia Belanda dalam rangka menopang upaya perang Jepang dan rencana-rencananya bagi ekonomi jangka panjang terhadap Asia Timur dan Tenggara.[7] Tujuan utama ini mengarahkan kebijakan-kebijakan pemerintah militer untuk menghapuskan pengaruh-pengaruh barat di kalangan rakyat Jawa dan memobilisasi rakyat Jawa demi kemenangan Jepang dalam perang Asia Timur Raya.[8]
Sejak membentuk pemerintahan militernya, Jepang membuat banyak sekali perubahan dalam bidang pemerintahan. Perubahan tersebut terjadi di tingkat atas maupun di tingkat bawah. Tanggal 1 Agustus 1942, saat dikeluarkannya undang-undang perubahan tata pemerintahan di Jawa, Jepang menetapkan bahwa seluruh daerah di Jawa dibagi menjadi Syu, Si, Ken, Gun, Son, dan Ku, kecuali Surakarta dan Yogyakarta yang ditetapkan sebagai kooti (kerajaan) dan Batavia sebagai Tokubetsu Si (ibukota pemerintah militer). Pembagian pulau Jawa atas provinsi-provinsi juga dihapuskan.
Sejarah Jepang masuk ke Indonesia, khususnya ketika menduduki Pulau Jawa tahun 1942-1945 telah membawa banyak perubahan yang sangat berarti bagi perkembangan Jawa di masa berikutnya. Periode ini merupakan salah satu bagian dari perjalanan penting sejarah besar bangsa ini untuk melangkah ke masa depan. Masa ini telah terjadi berbagai perubahan yang mendasar pada alam sendi-sendi kehidupan masyarakat Indonesia. Masa pendudukan Jepang di Indonesia selama tiga setengah tahun tersebut sering dipandang sebagai masa yang singkat tetapi akibat yang diterima oleh masyarakat sebanding dengan masa penjajahan Belanda sebelumnya dengan jangka waktu yang lebih lama.[9]


Penemu Pesawat Terbang

Pesawat terbang saat ini telah menjadi salah satu moda transportasi yang paling digemari. Salah satu keunggulan pesawat terbang adalah kemampuannya mengangkut barang atau orang dalam rentang jarak yang jauh tapi tidak memakan waktu yang lama. Jika dibandingkan dengan alat transportasi lainnya, boleh jadi pesawat terbanglah yang paling efektif soal waktu. Tahukah Anda siapa penemu pesawat terbang? Wright bersaudara: Orville Wright dan Wilbur Wright. Siap-siap berkenalan dengan dua orang jenius ini ya!

Wilbur Wright dan juga Orville Wright adalah dua orang kakak adik yang tercatat sebagai penemu pesawat terbang. Orville Wright lahir pada tanggal 19 Agustus 1871 dan meninggal pada tahun 1948. Sementara itu Wilbur Wright, sang adik lahir pada tanggal 16 April tahun 1867 dan wafat di tahun 1912. Selanjutnya mereka dikenal dengan nama Wright Brothers sang penemu pesawat terbang. Sebenarnya, gagasan mengenai pesawat terbang telah ada jauh hari sebelum Wright bersaudara hidup. Ide mengenai peswat terbang ini sudah ada setidaknya sejak tahun 200 Sebelum Masehi. Hal ini terlihat dari gambae-gambar kuno yang terlihat di atas langit-langit sebuah kuil bekas peninggalan Mesir Kuno. Selain itu, tepat di tahun 1898, ditemukan sebuah replika pesawat terbang di sebuah makam kuno di Mesir. Semua hal ini mengindikasikan ide terkait pesawat telah lama mucul. Hanya saja, tokoh yang pertama kali berhasil secara efektif merealisasikan ide tersebut dengan berhasil menerbangkan sebuah pesawat adalah Wright bersaudara. Mereka terinspirasi dengan burung yang mampu terbang dengan memanfaatkan keseimbangan udara.

Orville Wright
Wright bersaudara sebenarnya berprofesi sebagai pengelola sebuah toko di Ohio Amerika Serikat. Toko yang mereka kelola tersebut menjual peralatan motor dan juga melayani jasa perbaikan. Profesi tersebut sedikit banyak menyumbang pengatahuan mengenai mesin bagi kedua kakak beradik yang diketahui tidak memiliki pasangan seumur hidupnya ini. Keingintahuan Wilbur dan Orville mendorong mereka untuk mempelajari hal-hal yang berhubungan dengan penerbangan. Mereka juga mulai membuat sejumlah mesin yang mereka harapkan bisa mewujudkan impian mereka menerbangkan pesawat.

Wilbur Wright
Kedua penemu pesawat terbang ini melakukan serangkaian percobaan juga penelitian yang cukup panjang. Mereka berhasil menciptakan sebuah mesin yang dinamakan Wright Flyer. Dan akhirnya di tahun 1903 tepatnya pada pukul 9.30 pagi hari waktu setempat, mereka bisa membuktikan bahwa penelitian mereka bukanlah omong kosong semata. Wright bersaudara sukses menerbangkan sebuah pesawat kendali dengan jarak sepanjang 4 mil. Meskipun hanya bisa mengudara selama 12 detik dan mencapai ketinggian 37 meter, namun prestasi ini merupakan pionir atau cikal bakal penemuan pesawat terbang yang bisa mengudara dengan efektif. Dengan fakta inilah sehingga dunia mencatatkan mereka sebagai penemu pesawat terbang.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar